BANDUNG - Sepeninggal arsitek Zaha Hadid, pemerintah Provinsi Jawa Barat (Jabar) berencana mencari pengganti untuk mendesain Gedung Kesenian Jawa Barat di kawasan Cikutra, Kota Bandung. Namun, pihaknya mengaku jika selama ini belum melihat desain yang dibuat oleh mendiang Zaha.
Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar mengungkapkan, baru melihat sejumlah contoh karya yang dibuat Zaha, di sejumlah negara. “Pertemuan terakhir dengan stafnya dua bulan lalu di Balai Kota (Bandung), tapi baru memperlihatkan contoh-contohnya saja,” katanya di Bandung.
Dia mengatakan seharusnya desain sudah selesai dibuat pada Februari lalu, karena Maret direncanakan akan dilakukan lelang. Karena itu, pergantian terpaksa dilakukan agar pembangunannya tidak tertunda.
Pemprov sendiri juga ingin memberikan masukan pada desain Gedung Kesenian terkait tema maupun motif yang disesuaikan dengan kultur Jabar. “Kami akan segera koordinasi dengan Kang Emil (Wali Kota Bandung) bagaimana solusinya,” tandas dia.
Sekadar informasi, salah satu perusahaan arsitektur terbesar di dunia, Zaha Hadid Architects dikontak oleh Ridwan Kamil untuk merancang desain Gedung Kesenian Cikutra. Pemprov Jawa Barat telah mempersiapkan proses tender untuk proyek Gedung Kesenian yang akan dibangun di atas lahan seluas 4 hektare, dengan rincian 2 hektare untuk gedung kesenian dan 2 hektare lainnya untuk area komersial seperti mall, hotel, bioskop dan lainnya.