
JAKARTA - Hari ini Senin 18 Maret 2019 bertepatan dengan Hari Arsitek Indonesia. Jika ditilik, arsitektur di Indonesia terus berkembang pesat. Salah satu yang banyak menyita perhatian adalah bangunan ikonik kantor Avenger cabang Merauke alias Monumen Kapsul Waktu.
Monumen Kapsul Waktu berlokasi di Merauke, Papua, telah diresmikan Presiden Joko Widodo pada Jumat (16/11/2018) lalu. Lokasi monumen seluas 2,5 hektare (ha) itu dekat dengan Bandara Mopah, yang akan menjadikan monumen ini sebagai landmark baru kota Merauke sehingga dapat dilihat saat pesawat mendarat.
Seperti dikutip dari Twitter Kementerian PUPR, Monumen Kapsul Waktu didesain oleh arsitek Yori Antar. Markas Avengers ini menyimpan Impian Indonesia 2015-2085 yang telah dihimpun pada tahun 2015, lewat ekspedisi melintasi 34 provinsi. Kapsul ini akan dibuka oleh generasi di masa depan pada tahun 2085, yaitu 70 tahun sejak HUT RI ke-70 pada tahun 2015.
"Saat ini kawasan Monumen Kapsul Waktu banyak digunakan sebagai alun-alun dan landmark Kabupaten Merauke. Selain itu, ada harapan untuk menjadikan monumen ini sebagai salah satu destinasi wisata di Merauke sehingga dapat mendongkrak kunjungan wisata di daerah perbatasan," demikian seperti dikutip dari cuitan Kementerian PUPR, Senin (18/3/2019).
Untuk diketahui, monumen Kapsul Waktu dibangun Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui kegiatan Ruang Terbuka Hijau mulai tahun 2016 yang dialokasikan pada DIPA APBN di Direktorat Jenderal Cipta Karya - Kementerian PUPR. Pembangunan dilakukan tahap I pada tahun 2016 berupa pekerjaan pondasi dengan anggaran Rp 7 miliar.
Pekerjaan dilanjutkan tahap II sejak Juli 2017 dan selesai pada November 2018 dengan biaya konstruksi sebesar Rp 82,9 miliar. Bertindak selaku kontraktor adalah PT. Nindya Karya. Arsitektur monumen yang didesain oleh arsitek prinsipal Yori Antar Awal ini mengadopsi unsur budaya Papua.
Kapsul Waktu akan ditempatkan di atas bangunan tugu yang terinspirasi dari menara perang Suku Dani, dengan lima akses masuk bangunan yang merepresentasikan lima suku asli Merauke (Malind, Muyu, Mandobo, Mappi dan Auyu) sebagai penjaga tugu kapsul waktu.
Angka 17, 8, dan 45 yang memiliki makna spesial bagi Indonesia, yakni tanggal, bulan dan tahun kemerdekaan, dipilih sebagai ukuran monumen, yakni lebar 17 m, tinggi 8 m, dan panjang 45 m.
Sumber : https://economy.okezone.com/read/2019/03/18/470/2031635/hari-aristek-indonesia-yuk-kenali-kantor-avenger-cabang-merauke